Tampilkan postingan dengan label KULINER. Tampilkan semua postingan

HADIRI MILAD ANNIVERSARY YANG KE 8, SESEPUH DHEMITS UCAPKAN SELAMAT UNTUK DJOJUJ I LOVE JEMBER



Dhemits News -Komunitas Jember Bersatu/ Troops Dhemits Jember Hadiri acara Milad Komunitas Dari Jember Oleh Jember Untuk Jember (DJOJUJ) I Love Jember, Minggu (24/11/19)


Bertepat di Ajung Timur Terminal Ajung Tepatnya Rumah Saudara Fauzan di JL MH Tamrin . acara yang bertajuk Jalinan Silaturahmi Antar komunitas Jawa Timur ini dihadiri oleh beberapa Komunitas Netizen Jawa Timur diantaranya IWJ, SDJ, Laskar Segoro Kidul, Bonek Mania dan Beberapa Komunitas Media Sosial Lainnya..



Turut Hadir Pula dalam Acara InI Sesepuh Dhemits Mbah Wisnu Kusuma Jati Menyampaikan... Terima Kasih Atas Undangannya dan selamat Ultah dan Anniversary  Utk Komunitas DJOJUJ ILJ yang ke 8 "Saya Selaku Pribadi  Mewakili semua anggota Komunitas Jember Bersatu/TDJ mengucapkan Selamat Ultah utk DJOJUJ yang Ke 8 Semoga Semakin Kompak dan Solid serta Bermanfaat Bagi Sesama...Suatu Kehormatan Bagi saya Pribadi dan Para Dhemits tentunya diundang dalam acara Milad ini" ujarnya


Lebih lanjut Wisnu Mengatakan Semoga Jalinan Silaturahmi ini Tetap bisa terjaga tak hanya didunia maya tapi didunia nyata...imbuhnya.



 Hal Senada Juga disampaikan Senopati Dhemits Selatan Santri Al Muchlisin Menyampaikan  bagi kami para dedemit dunia maya utamanya facebook hanyalah hiburan... terlepas dari itu kita utamakan Silaturahmi didunia nyata... Semoga Dengan Bertambahnya Usia Bagi DJOJUJ dapat Meningkatkan Rasa Persaudaraan dan menjalin silatutahmi lebih baik lagi dan yang paling terpenting dapat bermanfaat bagi Sesama."pungkasnya *(Jagad_Satria)

Read more

DHEMITS FAMILY JEMBER BERSATU




"kehidupan dan waktu
adalah guru terbaik di
Dunia.
Waktu mengajari kita
bagaimana

memanfaatkanya, dan Waktu mengajari kita
menghargai kehidupan"
"Matahari bersinar
hanya sehari, Lilin
menyala hanya dalam
satu jam,


 Jarum jam
berputar dalam 1 menit.
Namun sebuah awal kebaikan dalam sehari
akan terkenang dalam
hati selamanya"


TROOPS DHEMITS JEMBER
Berbeda - Beda Tapi Tetap Satu Jua
Read more

KOSTUM ALA DHEMITS ,KOMUNITAS TROOPS DHEMITS JEMBER DALAM TAJEMTRA 2019

Dhemits news -Suasana Gempita Gerak Jalan Tradisional Tradisional (Tajemtra) rupanya banyak menarik animo masyarakat kabupaten jember... Olahraga Tahunan yang sudah mendarah daging dikabupaten jember ini banyak menghadirkan kejutan dan keseruan tersendiri bagi para peserta dan penonton...

Seperti halnya yang ditampilkan Oleh Komunitas Troops Dhemits Jember yang Menampilkan Kostume Ala Pocong dan Joker


Antusiasme masyarakat Jember Terkait dengan Kegiatan Tajem ini sangatlah besar...terbukti tajemtra ribuan masyarakat mengikutinya....

Vebri ari wibisono (komandan Dhemits) menyampaikan... komunitas troops dhemits jember setiap tahun pasti ikut berpartisipasi dalam ajang Tajemtra ...hal ini dimaksudkan utk memeriahkan HUT NKRI yang ke 74

Tahun ini saya tampilkan Kostume pocong lengkap dengan Kuntilanaknya..."ujarnya

Terbukti dengan tampilan nyentrik khas dhemits pocong dan Kuntilanan...kami bak seperti artis...banyak masyarakat jember yang ingin berfoto dan berselfi bersama kostume kami...utamanya Si Pocong Mungil Vino yang tak lain adalah Anak Saya "Jelasnya

Hal senada juga disampaikan riska salah satu penonton...dirinya mengatakan apa yang ditampilkan oleh komunitas TDJ ini sangat menghibur dan lucu...pocongnya lucu mass...dan itu kuntilanaknya hamil hehehee "ungkapnya
Read more

WOOWW....SULAP BIJI KARET JADI CAMILAN ALTERNATIF

Ifendayu Aja Menyulap Biji Karet Menjadi Alternatif Camilan Keluarga.

Jember.- TDJ News,jum'at(09/03/2018) Jember Merupakan Salah Satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur,yang terletak di sebelah tenggara Jawatimur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso di utara, Kabupaten Banyuwangi di timur, Samudera Hindia di selatan, dan Kabupaten Lumajang di barat.

Kabupaten Jember Sendiri terdiri dari 31 kecamatan.Dimana Kabupaten Jember Sendiri terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Yang memiliki luas 3.293,34 Km2 dengan ketinggian antara 0 - 3.330 mdpl. Iklim Kabupaten Jember adalah tropis dengan kisaran suhu antara 23oC - 32oC.

Sebagian besar pendudukNya masih bekerja sebagai petani, perekonomian Jember masih banyak ditunjang dari sektor pertanian. Di Jember terdapat banyak area perkebunan, sebagian besar peninggalan Belanda. Perkebunan yang ada dikelola oleh Perusahaan nasional PTP Nusantara, Tarutama Nusantara (TTN), dan Perusahaan daerah yaitu PDP (Perusahaan Daerah Perkebunan).

Jember terkenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau utama di Indonesia.
Selain tembakau jember juga di kenal sebagai penghasil getah karet di Indonesia. Hamparan perkebunan karet membentang di beberapa daerah di Jember.Khususnya Jember selatan.Dengan Nama latin karet adalah Hevea Braziliensis Muell. Arg.

Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini. Sesuai dengan nama latinnya, tanaman karet berasal dari hutan Amazon, Brazil. Tanaman ini sampai di Indonesia di bawa oleh para penjajah.

Awalnya tanaman ini hanya ada di Bogor. Seiring berjalannya waktu tanaman ini menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya Jember.

Kebanyakan masyarakat mengetahui kegunaan Getah karet sebagai bahan baku pembuatan ban untuk kendaraan-kendaraan bermesin dan benda- benda yang berbahan getah lainnya.

Tak banyak yang tahu bahwa selain dapat diambil getah dan kayunya, biji karet bias di konsumsi.

Di Jember sendiri mengkonsumsi biji karet adalah hal yang lumrah. Ada banyak sekali makanan yang di kreasikan dengan bahan dasar biji karet ini. Contohnya, tempe biji karet, sambal pecel biji karet, sayur lodeh biji karet, coklat biji karet, serta biji karet goring.
Banyak sekali pertanyaan muncul dari masyarakat luar Jember saat saya berusaha memasarkan hasil olahan biji karet. Diantaranya:
Apakah tidak beracun dan berbahaya?
Biji karet yang baru jatuh dari pohon memang sangat berbahaya apabila langsung di konsumsi, berbeda keadaannya apabila biji- biji karet ini diolah terlebih dahulu.

Proses pengolahannyapun cukup lama untuk menawarkan racun dari biji mentah menjadi aneka makanan yang siap di santap. Di butuhkan waktu sekurang- kurangnya empat hari baru biji- biji ini aman untuk di konsumsi.
Berikut akan saya sertakan step by step pengolahan biji karet.

Biji karet yang baru di pungut dari bawah pohon karet dipecah kulit luarnya yang keras, kemudian di rebus dengan menggunakan air dan abu.

Perebusan tak perlu terlalu lama, cukup sampai kulit arinya bias dikupas saja. Setelah di rebus dinginkan untuk selanjutnya di kupas kulit arinya. Setelah selesai dikupas kulit arinya yang berwarna hitam kecoklatan itu maka proses selanjutnya adalah di rendam selama tiga hari guna menghilangkan kandungan racun dalam biji karet.

Dalam proses perendaman ini air harus diganti sekurang- kurangnya empat kali dalam sehari. Kemudian dalam masa perendaman dua hari belah biji- biji karet ini untuk selanjutnya di buang daun tunas tengahnya. Rendam kembali sampai hilang bau khas getah karet. Setelah 4 hari barulah biji- biji karet ini siap diolah sesuai keinginan.

Saya ( Ifen Dayu )sendiri lebih suka mengolahnya menjadi biji karet goring. Selain karena rasa gurihnya berasa juga karena biji karet goreng ini seperti kebanyakan makanan kering lainnya yang cukup bias bertahan lama. 



Selain bertanya perihal racun, kebanyakan orang akan bertanya tentang kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Biji Karet mengandung energi sebesar 333 kilokalori, protein 29,3 gram, karbohidrat 50 gram, lemak 3,3 gram, kalsium 102 miligram, fosfor 660 miligram, dan zat besi 12 miligram. Selain itu di dalam Bungkil Biji Karet juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,1 miligram dan vitamin C 0 miligram.

Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Bungkil Biji Karet, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.
Dengan uraian di atas semoga bias membuat masyarakat yakin bahwa biji karet memang aman untuk dikonsumsi. Dengan catatan tidak mengkonsumsi secara berlebihan.

Darimana awalnya ide pengolahan biji karet dan pemasaran di luar Jember di mulai? Berawal dari obrolan bersama seorang ibu yg katanya ingin punya penghasilan di sela- sela menjalankan kewajibannya. Sayapun terfikir untuk mengolah biji karet ini. Kebetulan posisi tempat tinggal kami tidak jauh dari perkebunan karet.

Saya bertanya kepada ibu tersebut apakah mau memunguti karet2. Nanti kita olah bersama2. Dan ternyata beberapa ibu lainnya ikut antusias. 

Harapan saya tak muluk- muluk, saya ingin melihat mereka bisa menghasilkan sesuatu, menjadi perempuan tangguh tanpa harus meninggalkan rumah dan tanggungjawab mereka sebagai ibu dan istri. Dan saya berniat menjual hasil olahan karet ini ke luar jember supaya olahan biji karet ini bias di kenal masyarakat luas.Tidak hanya di Jember sendiri tapi juga di luar Jember.

Ifen Dayu saat ditemui dikediamannya juga menuturkan dengan usahanya tanpa disangka banyak respon positif. sehingga dalam satu bulan ini sudah banyak yang memesan baik dari lokal maupun mancanegara.

"Alhamdulillah satu bulan menjalaninya, biji- biji karet goreng kami mendapat sambutan dari masyarakat luar Jember. Tidak hanya luar kota, dan Luar Pulau karena biji- biji karet goreng ini sudah mampu menembus pasaran Internasional dengan melayani pemesanan kepada WNI yang sedang berada di Luar Negeri Sungguh di luar dugaan saya sebelumnya". Tuturnya Ifen Dayu

Semoga ke depannya biji karet goreng lebih di kenal masyarakat luar sebagai camilan khas Jember. Mari memberdayakan diri, mari memberdayakan orang- orang sekitar. Menjadikan sesuatu yang di buang percuma menjadi sesuatu yang punya nilai guna.

          
               TROOPS DHEMITS JEMBER

Sumber : Ifen Dayu
Reporter/publisher : Raden Jagat Satria
Editor : Wayan Prabu Dhemits
Read more